MATERI TENTANG KANTOR LENGKAP
Pengertian Kantor
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),kantor adalah
balai (gedung,rumah,ruang) tempat mengurus suatu pekerjaan (perusahaan); tempat
bekerja. Pengertian lain mengenai kantor yaitu, kantor adalah sebuah unit
organisasi yang terdiri dari tempat,personil dan operasi ketatausahaan untuk
membantu pimpinan organisasi.
Tempat adalah ruangan,gedung,kompleks,serta perabot dan
perlengkapannya,seperti mesin mesin kantor dan perlengkapan lainnya.Dari
pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa kantor merupakan wadah atau tempat
untuk sekelompokk orang yang melakukan kegiatan tata usaha.
Tujuan Kantor
Tujuan Kantor adalah memberikan sebuah
sistem pelayanan berupa komunikasi dan perekaman/pemyimpanan.
Fungsi Kantor
Kantor mempunyai
beberapa fungsi di antaranya, yaitu menerima informasi,merekam
informasi,mengatur informasi,memberi informasi dan melindungi aset/harta. Untuk
lebih jelasnya simak uraian berikut mengenai beberapa fungsi kantor.
1.
Menerima Informasi
salah satu fungsi kantor yang pertama adalah untuk menerima segala macam
bentuk nformasi,seperti surat,panggilan telepon,pesanan,faktur,dan juga
semua laporan tentang segala macam kegiatan bisnis. Selain menerima informasi
yang masuk,kantor juga memiliki fungsi untuk memperoleh informasi secara lebih
lanjut yang nantinya mungkin akan diminta oleh manajemen.
2.
Merekam Informasi
fungsi kantor yang kedua yaitu untuk merekam/menyimpan informasi agar
informasi tersebut dapat sesegera mungkin disiapkan apabila pihak manajemen
memintanya. Rekaman atua record semua informasi harus disimpan untuk
kepentingan hukum atau sebagai sebuah alat bukti. Disamping itu,rekaman/record
juga disimpan untuk memenuhi kebutuhan sebuah manajemen dalam melakukan
perencanaan dan pengendalian pada perusahaan.
3.
Mengatur Informasi
Kantor berfungsi untuk mengatur segala macam bentuk dari sebuah informasi
dengan cara yang sistematis agar informasi tersebut dapat
dimanfaatkan/digunakan oleh pihak yang membutuhkan secara maksimal.
Sebagai Contoh, laporan dari sebuah kegiatan promosi yang dilakukan oleh pihak
perusahaan dengan cara menyajikan informasi dengan jelas dan dapat dibaca
dengan baik. Laporan tersebut dibuat oleh pihak yang menggunakan informasi atau
data yang sudah diatur secara sistematis didalam kantor.
4.
Memberi Informasi
Kantor berfungsi untuk memberikan informasi kepada pihak yang membutuhkan.
Apabula pihak manajemen meminta informasi,kantor memberikan informasi yang
dibutuhkan berdasarkan data yang telah diterima,dihimpun,diatur dan disimpan.
Sebagian informasi yang disajikan dapat bersifat rutin dan sebagian yang lain
dapat bersifat khusus atau insidental. Informasi juga dapat diberikan secara
lisan atau tertulis.
5.
Melindungi Aset/Harta
Disamping yang fungsi yang lainnya, Kantor juga memiliki fungsi untuk
melindungi aset atau harta. Segala macam bentuk informasi/data yang diterima
oleh kantor adalah sebuah aset atau harta dari kantor tersebut. Kantor tidak
akan berfungsi sepenuhnya jika dibatasi pada fungsi menerima,merekam,mengatur
dan memberi informasi saja. Kantor juga harus dapat melindungi aset atau harta
(informasi atau data),baik tepat penyimpanannya, maupun isi dari informasi atau
data tersebut sehingga benar benar digunakan untuk kepentingan perusahaan dan
informasi tidak jatuh kepada pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pengertian Manajemen Perkantoran –
Manajemen perkantoran
adalah suatu kegiatan pengelolaan data dan informasi yang dilakukan secara
teratus, sistematik dan terus menerus, mengikuti kegiatan organisasi dengan
tujuan mencapai keberhasilan tugas organisasi yang bersangkutan. Pekerjaan
kantor atau tata usaha, sering disebut dengan istilah office work atau
clericalwork. Yang harus diadakan penataan agar pekerjaan tersebut berjalan
dengan baik. Penataan atau pengelolaan terhadap pekerjaan kantor itu disebut
manajemen perkantoran. (Office Management).
Manajemen perkantoran dapat dikatakan sebagai kekuatan yang tidak terlihat (tidak terwujud)
yang merencanakan, mengorganisasi dan mengkoordinasikan manusia, uang, metode,
material, mesin-mesin, dan pasar (GM) dalam pekerjaan kantor serta mengarahkan
dan megawasinya sesuai dengan tujuan pembinaan, serta tujuan organisasi
tercapai.
Ruang Lingkup Manajemen Perkantoran
Ruang Lingkup Manajemen Perkantoran
1.
Aktivitas Kantor
Aktivitas manajemen
kantor sangat luas dan antara berbagai bentuk badan usaha tidak sama. Hal ini
dipengaruhi oleh luasnya tujuan dari masing-masing badan usaha. Semakin luas
tujuan yang akan dicapai, semakin luas pula aktivitas manajemen perkantorannya,
disamping dipengaruhi oleh faktor luasnya tujuan yang hendak dicapai. Aktivitas
manajemen kantor juga dipengaruhi oleh belu adanya suatu keseragaman dan
kesepakatan antara para ahli, tentang aktivitas apa saja yang harus menjadi
fungsi seorang manajer kantor.
Aktivitas pekerjaan kantor pada umumnya terdiri dari aktivitas- aktivitas yang berhubungan dengan.
Aktivitas pekerjaan kantor pada umumnya terdiri dari aktivitas- aktivitas yang berhubungan dengan.
1)
Perencanaan perkantoran (Office Planning)
2)
Pengorganisasian perkantoran (Office
Organizing)
3)
Pengawasan perkantoran (Office Controling)
a.
Perencanaan Perkantoran (Office Planning),
meliputi perencanaan tentang:
-
Perencanaan gedung, yang meliputi: letak
gedung dan bentuk gedung
-
Tata suara
-
Tata warna
-
Tata ruang kantor
-
Ventilasi
-
Penerangan/cahaya
-
Metode-metode dan standarisasi pekerjaan
kantor
-
Perlengkapan perabotan kantor dan
peralatan kantor
-
Anggaran (Budgeting) perkantoran
b.
Pengorganisasian Perkantoran (Office
Organizing)
Pengorganisasian menghubungkan berbagai macam fungsi suatu organisasi serta
orang atau pelaksana yang melaksanakan fungsi-fungsi organisasi tsb.
c.
Pengawasan Perkantoran
Objek pengawasan dalam bidang manajemen perkantoran
meliputi:
1.
Kualitas pekerjaan kantor
2.
Waktu pekerjaan kantor
3.
Metode-metode dan standarisasi pekerjaan
kantor.
4.
Biaya perkantoran
5.
Alat perlengkapan dan perabotan kantor
6.
Pelayanan kantor
7.
Pengawasan dokumentasi.
2. Sarana/Fasilitas Kerja Perkantoran
Sebagaimana telah diuraikan dimuka, bahwa kantor adalah keseluruhan ruang
dalam suatu bangunan, di mana dilaksanakan tata usaha atau dilakukan
aktivitas-aktivitas manajemen maupun berbagai tugas dinas lainnya.
Berdasarkan pengertian di atas, apabila dikembangkan menjadi perkantoran
berarti yang dimaksud di sini adalah “kantor beserta semua sarana yang saling
terkait di dalamnya”, yaitu:
a.
Lokasi
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan menentukan lokasi kantor, antara
lain:
1.
Faktor lingkungan tetangga.
2.
Faktor dekat.
3.
Faktor harga.
4.
Faktor dekat labour market.
5.
Faktor jalan keluar masuk pegawai.
6.
Faktor keamanan.
b.
Gedung
1.
Dapat memberikan fasilitas.
2.
Menjamin kesehatan
3.
Berkesan yang baik.
4.
Fleksibel.
5.
Keseimbangan biaya keuntungan.
c.
Peralatan
Digolongkan dalam dua kelompok, yaitu:
1.
Perabotan kantor (office furniture),
seperti meja, kursi, rak, laci-laci, dsb yang terbuat dari kayu, besi ataupun
bahan lainnya, yang mempunyai peranan penting dalam setiap kantor, khusus
untuk menampung pekerjaan kantor yang bersifat administratife.
2.
Bekal kantor (office supplies), seperti
kertas, pena, tinta, pita mesin tik, penghapus dan peralatan habis pakai
lainnya.
d.
Interior
Interior adalah perangkat kantor yang menunjang pelaksanaan kerja dalam
ruang kantor adalah: ventilasi, plafon, jendela, penerangan, dan hiasan kantor.
e. Mesin-mesin Kantor
e. Mesin-mesin Kantor
Perencanaan kegiatan kantor harus pula dirumuskan, mesin- mesin kantor yang
akan dipergunakan dan tergantung pada prosedur kerja, metode kerja dan
kebutuhan kantor.
3.
Tujuan Manajemen Perkantoran
Dalam proses manajemen, sasaran yang
dituju adalah tercapainya tujuan secara efisien. Yang dimaksud efisien disini
adalah memenuhi persyaratan baik ditinjau dari segi ekonomis, teknis, dan
psikologis.
Ekonomis. Bukan berarti murah dari segi biaya,
tetapi pantas dan sesuai. Misalnya kita pergi memancing ikan dengan tujuan
mendapatkan ikan kakap. Agar biaya murah kita gunakan cacing untuk umpan
(bahkan tanpa biaya). Hal hasil tujuan mendapatkan ikan kakap tidak pernah
tercapai, bahkan kita sudah rugi waktu dan tenaga.
·
Teknis. Dalam arti berdaya guna atau
bermanfaat.
·
Psikologis. Dalam arti terdapat kepuasan.
Tujuan dapat dicapai, tetapi apabila dalam mencapai tujuan itu tidak sesuai denga perencanaan. Dan dalam proses kegiatannya menimbulkan pemborosan-pemborosan, maka hal tersebut perlu dihindari untuk mencetak hal-hal seperti di atas, maka sumber- sumber daya (resources) yang akan dimanfaatkan. Dalam proses mencapai tujuan itu hendaknya dikelola dengan menerapkan fungsi- fungsi manajemen. Sumber-sumber daya dimaksud terdiri dari manusia, uang, mesin-mesin, material, metode, dan pasar.
Berdasarkan kajian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa tujuan manajemen perkantoran antara lain:
1.
Berikan semua keterangan yang lengkap bagi
yang memerlukan, guna pelaksanaan. Tugas organisasi secara efisien.
2.
Memberikan catatan dan laporan, yang
bermanfaat dan biaya yang sesuai .
3.
Membantu organisasi/perusahaan, memelihara
serta memenuhi kebutuhannya.
4.
Memberikan pekerjaan tata usaha yang
cermat dan memberi pelayanan secara efektif kepada para langganan atau mitra
kerja.
5.
Membuat catatan secara lengkap, relevan,
up to date (tidak terlambat), akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Fungsi Manajemen Perkantoran
Kantor sebagai pusat konsentrasi dalam
melaksanakan aktivitas organisasi, didalamnya terhadap manusia, uang, material,
metode, dan pasar sebagai sumber daya yang akan dikelola. Sumber daya tersebut
diperuntukkan bagi pelaksanaan pengumpulan, pengelolaan, penyimpanan, dan
penyaluran informasi agar hasil pekerjaan kantor tersebut dapat tercapai
tujuan, yaitu tersedianya informasi yang siap pakai, maka hendaklah diterapkan.
Fungsi-fungsi manajemen terhadap sumber daya tersebut.
Manajemen kantor berarti suatu pengelolaan
data dan informasi tertulis yang dilakukan secra teratur, sistematis dan terus
menerus mengikuti kegiatan organisasi, dengan tujuan untuk membentuk
keberhasilan organisasi yang bersangkutan. Dengan demikian fungsi manajemen
kantor sama dengan fungsi manajemen pada umumnya, di mana pengelolaannya
terfokus pada lingkup pekerjaan kantor.
Fungsi Manajemen Yang Diterapkan Pada
Kantor
1.
Perencanaan
Kegiatan pertama dari pimpinan
organisasi/kantor adalah menyusun perencanaan. Yaitu keseluruhan proses pemikiran
dan penentuan cara yang matang dari kegiatan-kegiatan yang akan dikerjakan di
masa yang akan datang, dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan
untuk mencapai tujuan yang dimaksud, perlu ditentukan cara mana yang harus
ditempuh dengan mempertimbangkan resiko yang mungkin terjadi.
Perencanaan terhadap sumber daya manajemen
perkantoran perlu benar-benar dirumuskan agar sesuai dengan kebutuhan. Berapa
jumlah pegawai yang dibutuhkan dan keahlian yang diharapkan, demikian pula
terhadap pengadaan dan pemeliharaan peralatan, tata ruang kantor biaya dan
sarana penunjang lainnya, agar tercipta tata hubungan yang efisien.
2.
Pengorganisasian
Pengorganisasian adalah keseluruhan proses
pengelompokan orang, alat-alat, tugas-tugas, tanggung jawab dan wewenang
untuk menciptakan organisasi yang dapat digerakkan sebagai suatu
kesatuan dan kekuatan dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan.
Pengorganisasian merupakan salah satu dari berbagai tugas pimpinan, sebagai
langkah yang harus dilakukan dalam proses manajemen perkantoran.
3.
Penggerakan
Penggerakan adalah keseluruhan proses
memberikan mo- tif bekerja kepada para pegawai agar mereka mau bekerja dengan
ikhlas demi tercapainya tujuan organisasi. Rencana yang telah dirumuskan harus
dilaksanakan oleh orang-orang (para pegawai) yang terkait dalam suatu kerja
sama. Untuk maksud tersebut, para pegawai perlu dirangsang untuk bekerja
menurut petunjuk/sistem yang telah digariskan sehingga memerlukan penggerakan.
Dalam rangka penggerakan tersebut, maka kegiatan yang perlu dilakukan oleh
pimpinan, antara lain:
a)
Mendorong atau memberi semangat kerja
b)
Memberi pengarahan dan bimbingan kepada
seluruh pegawai.
c)
Bertindak sebagai motivator, insfirator
dan fasilitator bagi setiap pelaksanaan tugas organisasi.
4.
Pengawasan
Pengawasan yaitu proses pengamatan dari
pelaksanaan seluruh kegiatan organisasi guna menjamin agar pekerjaan yang
sedang dilakukan berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan objek pengawasan
dalam bidang manajemen perkantoran meliputi:
a)
Kualitas pekerjaan kantor
b)
Waktu pekerjaan kantor
c)
Metode-metode dan standardisasi pekerjaan
kantor
d) Biaya perkantoran
e)
Alat peralatan dan perabotan kantor
f)
Pelayanan kantor
g)
Dokumentasi.
Post a Comment