Header Ads

LONG DISTANCE RELATIONSHIP II

Rasa enggan bertahan pasti ada. 

Terlebih kita kini dipisahkan jarak yang nyata.




Malam itu memang kita beradu argumen hebat. Meski hanya lewat gagang ponsel, namun tetap saja kata-katamu menusuk gendang telinga kemudian meluncur terus hingga menabrak ulu hatiku. Menyentaknya dengan satu sepakan dan membuatnya luluh lantak menjadi keping tak beraturan.

“Apa bisa kita menjalin hubungan jarak jauh? Aku gak kuat kalau terus kaya gini. Apa mungkin harus kita sudahi saja?”

Kalimatmu seperti perpaduan lalat dan mata samurai. Mengganggu, karena terus menerus berdengung memenuhi rongga telinga. Menyakitkan, karena kata-katanya tajam bagai bilah yang tepat menusuk ulu hatiku.

Memang kita sedang gusar petang itu. Tak ada rentetan kata sayang yang dilumuri dengan pemanis yang kita lontarkan. Aku dan kamu sedang dibelit jengah. Hingga yang ada hanyalah celah yang dipenuhi amarah. Lalu, kalau sudah begini siapa yang salah? Jarak yang membentangkah?

Bagaimana bisa kamu menyerah pada keadaan? Semudah itukah rasa cintamu tergoyahkan? Atau karena memang jaraklah yang sudah keterlaluan?

“Aku mohon bertahanlah. Kitalah yang harus bisa menaklukan jarak yang terbentang dan tidak berpasrah pada keadaan.”

Hanya itulah yang bisa kulontarkan untuk meredam rasa kesalmu. Jika saja aku ada di sampingmu malam itu, sudah kusumbat bibirmu dengan kecupanku. Meredam amarah sekaligus menenangkanmu, memadamkan segala keraguan yang bercokol disana. Namun aku bisa apa jika kita dipisahkan ribuan kilometer? Bertatap muka saja tak mampu, apalagi meraihmu ke dalam pelukanku.

Malam itu aku tertidur sembari mendekap fotomu di layar ponselku.

No comments

Contoh LK 3.1 Best Practice PPG Daljab Kategori 2 tahun 2022

Silahkan klik link dibawah ini untuk download:   Contoh LK 3.1 Best Practice

Powered by Blogger.